Cobalah menjawab pertanyaan ini, Untuk apakah Anda bekerja ? dan kepada siapa Anda bekerja ?
Umumnya jawaban atas pertanyaan diatas adalah untuk mencari nafkah (uang) dan bekerja demi keluarga. Jawaban tersebut baik-baik saja namun sadarkah bahwa para koruptor dan para perampokpun menjawab dengan jawaban yang sama. Pertanyaan berikutnya adalah apakah jawaban diatas mewakili slogan bekerja adalah ibadah?
Oleh sebagian besar orang dari para buruh sampai para petinggi negara bekerja adalah ibadah adalah hal yang mustahil dilakukan karena antara bekerja dan ibadah adalah dua hal yang berbeda dan tidak ada kaitannya. Bekerja adalah sesuatu yang harus kita lakukan untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan dan
Yang berikutnya adalah orang yang percaya bahwa bekerja adalah ibadah, namun dengan pemahaman yang kurang tepat. Bagi mereka, bekerja adalah usaha untuk menafkahi keluarga, untuk menghidupi dan membesarkan anak-anak. Dengan demikian, bekerja adalah sesuatu yang mulia dan bermakna ibadah.
Konsep tersebut baik-baik saja. Namun, selama alasan Anda bekerja masih berkisar pada menghidupi dan menafkahi keluarga, Anda sebenarnya masih belum berjalan di tataran bekerja adalah ibadah. Terlepas dari betapa baiknya tugas yang Anda emban itu, tujuan dan motivasi Anda bekerja sebenarnya hanyalah mencari uang. Anda bekerja untuk bertahan hidup. Kepuasan dan kenikmatan yang Anda dapatkan dari bekerja hanya bersumber dari kemampuan Anda memenuhi kebutuhan fisik belaka. Dengan demikian, Anda belum menemukan makna dan keindahan bekerja itu sendiri.
Puncak kenikmatan atau kepuasan bekerja terletak pada dari melakukan pekerjaan itu sendiri. Bekerja dapat melahirkan kenikmatan yang luar biasa bagi orang yang melakukannya dan dalam melakukan pekerjaan itu adalah something comes out dari batin kita sehingga ada suatu kepuasan yang luar biasa saat kita menemukan bahwa banyak orang terberkati atau terbantu dengan pekerjaan yang kita lakukan. Kebahagiaan yang kita dapat dari pekerjaan yang kita lakukan adalah menemukan bahwa pekerjaan kita memiliki makna dan arti yang luar biasa bagi siapa pun yang menikmati hasil pekerjaan kita.
Bekerja adalah ibadah dasarnya adalah melandasi setiap aktivasi bekerja pada melakukan seperti untuk TUHAN. Disini kita menyadari bahwa DIAlah owner dari pekerjaan yang kita miliki. Pada DIAlah kita mempertanggung jawabkan semua hasil pekerjaan kita. Dan hasil pekerjaan kita haruslah bersumber pada keuntungan pada orang lain bukan bersumber pada keuntungan pribadi sehingga dengan hasil kerja kita dapat mencerahkan kehidupan orang lain. Karena alasan inilah bekerja sebagai ibadah tidak cukup hanya menggunakan otot dan otak namun lebih dari itu kita juga harus mengunakan hati kita .
Jika Anda masih bekerja semata-mata demi uang atau Anda bekerja karena ingin membina hubungan atau untuk tumbuh maka Anda hanya akan mencapai kesuksesan, bukan kebahagiaan. Kebahagiaan hanya akan dapat dicapai kalau Anda benar-benar sadar bahwa tugas Anda adalah melayani orang lain dan memberikan yang terbaik yang Anda miliki. (AB)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar