Rabu, 25 Juni 2008

Apa Yang Ada Padamu


Pernahkah Anda menanyakan hal ini pada diri Anda? disaat Anda menghadapi masalah hidup, disaat Anda merencanakan masa depan bahkan disaat Anda terpuruk dalam kegagalan. Pertanyaan ini simple namun sangat berarti dalam kehidupan Anda. Jawaban dari pertanyaan ini bisa menentukan the next step yang akan Anda tempuh dalam kehidupan Anda. Dan bila pertanyaan ini ditujukan pada Anda untuk kesuksesan masa depan, jawaban apa yang Anda berikan?

Banyak orang salah melangkah karena tidak bisa menjawab pertanyaan sederhana ini. Apa yang ada padamu?
"Aku tidak punya modal, mana mungkin aku bisa punya usaha sendiri."
"Aku tidak punya gelar sarjana, mana mungkin karirku memingkat."
"Aku ga punya banyak kolega seperti temanku itu yang membuat dia banyak order."
"Aku tidak sepandai dia, dia punya otak begitu encer, sementara otakku membeku begini susah rasanya bisa punya posisi bagus seperti dia."
"Yah.. dia anak orang kaya, pantes dia dapat sukses seperti sekarang, nah aku... punya apa?"
Jawaban diatas bukanlah jawaban yang tepat karena tidak menjawab apa yang dimilikinya namun membandingkan apa yang orang lain punya sehingga tidak ada next step yang berarti.

Apa yang ada padamu? harus dijawab dengan sikap proaktif artinya jawaban itu harus berfokus pada diri Anda. Apa yang Anda miliki, Anda pasti memiliki potensi, bakat, atau apapun juga yang ada pada Anda tak peduli seberapa kecil menurut Anda. Apa yang Anda miliki adalah fokus pada sesuatu yang bisa Anda lakukan, yang bisa Anda kembangkan. Anda akan yang berarti karena Anda do something dari Apa yang Anda miliki. Anda tidak mungkin do something atas sesuatu yang tidak Anda miliki.

Dahlan Iskan dalam gala dinner Musda REI Jatim ke-11 berujar agar sukses perusahaan harus juga fokus, fokus pada resources yang ada. Apa yang bisa Anda lakukan dengan SDM, kemampuan produksi, image perusahaan, sistem manajemen, dan resources lainnya. Maksimalkan resources Anda! "Selama 15 tahun, saya mengurusi Jawa Pos saja, siang dan malam di kantor." kata Dahlan Iskan. Dan kita pun tahu betapa besar Jawa Pos kini.

Apa yang ada padamu? berfokus pada tanggung jawab dan kewajiban Anda yang harus Anda lakukan sementara rejeki menjadi tanggung jawabNYA. Do your part and let GOD do the rest. (AB)

Tidak ada komentar: